Masih adakah cinta?

Sabtu, 03 November 2012

hello bro mumpung sabtu nie gw mau share serius lagi!

gw mw share tentang cinta pertama gw bgni ceritanya

sebut saja dia Mrs. G iya itu cinta pertama gw tpi, yang gw share tntang dia beberapa minggu yang lalu ga smuanya tentang dia lah...

Gw ska dia dari kelas 6 SD, tpi setiap kali gw mw dekatin dia gw slalu di tolak, dia ga pernah menginginkan gw kayaknya. Ampe suatu saat gw coba bwt move on dan pcrn sama cwek lain. Setelah bersama cwek itu, gw masuk SMP, Dan kebetulan si Mrs. G itu masuk smp yang sma dengan gw. Dan saat itu posisi gw, masi jadian sama cwek gw, setelah beberapa bulan putus ma dia, gw cba ngincar dia lagi, tapi apa daya. Secara dia orang kaya blasteran Korea jawa, sedangkan gw !? lah tpi gw jga blasteran batak sama karo :) gada bedanya lah ya.Okey back to topic, setelah kenaikan kelas gw putus ma cwek gw, ga nyangka gw satu kelas ama dia. Saat itu gw berharap lebih dia bsa lebih baik ma gw, nah kebetulan gw kenal sama mantannya sebut saja okar, gw tanya2 tentang cwek, emank cwek kaya jdi gaya hidupnya konsumtif, si okar ini jga cwo kya, jadi wajarlah dia dapatin si cwek itu.

sebulan dua bulan gw diam2an sampai akhirnya ada kesempatan gw bwt lebih dekat ama dia, yak saat pindah tempat duduk gw memohon2 sama walikelas gw untuk duduk bareng. Ya sedikit gila sih , tpi peduli setan, setan aja ga peduli. Akhirnya gw duduk ma dia, gw bsa minta nomor  telephone nya. Tapi gw ga tw saat kesempatan kecil itu ada hati gw mulai ska cwek lain ya sebut saja Mrs. V, mungkin lu tanya kenapa gw ga memperjuangkan si Mrs. G itu? okey2 gw jawab.

Begini teman gw ska ma si Mrs. G itu hahahah kerena gw temen yang baik ya gw relakan. Lah si Mrs. V itu krna gw ga pernah nyatain dia malah suka ma temen gw dan temen gw jga udah mlai ska dia. Agak ribet kan!? yayayaya gw jga bingung . Nah jadi niat gw mulai muncul bwt dekatin dia, saat itu dia juga di dekatin cwok basket kaya, ya beda banget ma gw, gw pendek miskin hahahha.

sampe sahabatnya dia blg "yoel hrus nya kau ngaca donk, liat tu YOGI ganteng bsa main basket, apa kau cma bsa karate, adanya kau mukulin si Mrs G ini!"

set dah hati gw mw remuk, akhirnya gw lewat sms marah2 ke shabtnya dia bgini sms gw

woi nad, klo kau ga ska aku jadian ma dia kau santai aja, kau bsa jaga perasan orang!? memank aku ga kaya trus aku ga ganteng , tapi kau ngerti lah.
aku sayang dia

ga di sangka ke kirim ke dia -_- . jadi dia baca trus tanya "kamu betul2 sayang aku?" aku jwb "iya aku syang kamu" dia blg "kenapa ga ngomong langsung?" "aku tw aku ga pantes jadi percma" gw jawab, "ywd klo ga mw ngomong langsung! mlas sma cwo yang bsa ngomong di belakng" akhirnya tanpa pikir panjang "aku syang kamu!"
badan panas dingin tapi ya klo ga di terima bkan yoel namanya hahhah

setelah 4 bulan gw jadian kami putus setelah gw tw dia cma mainin gw, hati gw terpukul banget bro.

tapi klo karma itu betulan jadi ga tw kenapa dia bsa ska ma gw betulan, kemudian kami balikan waktu blan 6 pas kelas 3 semester 1 ahhahahah. Apa daya kamu gw putus lagi...

kami masi dekat dan gw masi sayang ampe skrg, gw sering kirimin puisi, kenapa puisi? ya krna cma itu yg gw punya. mw kirim uang? makan pas2an ahhahahha

singkat cerita kami pisah krna dia tw gw ska ma cwek lain, padahal kan iya hahahhaha.

jadi dia blg kirim aja puisi itu ke cwek yang gw ska,
padahal dia bru ngirim gambar
                       










nah sampe skrg kami masih diam2 an tpi gw masi sayang trus gw masi sering nge stalk twitter dia hahahah


pesan gw klo lo syang ma orang lu hrus bsa jaga dia jgn kayak gw cwok yang ga bsa ngasi yang terbaik bwt dia ahahahha
dan klo lo siap pcrn lo hrus siap sakit hati.

dah itu aja bro bye2

Malaikat kecil...

Jumat, 02 November 2012

Yohooo, aku balik gw mw cerita galau nie
ini cerita yang di ceritain sodara gw jadi gw mau share ke elu2 pada...

mungkin dari setiap post yang gw bwt cma ini post bwt Manusia hahahahha :D
slmt menikmati

Malaikat Kecil

Istriku berkata kepada aku yang sedang baca koran, "Berapa lama lagi kamu baca koran itu? Tolong kamu ke sini dan bantu anak perempuanmu tersayang untuk makan."


Aku taruh koran dan melihat anak perempuanku satu2nya, namanya Lala tampak ketakutan, air matanya banjir di depannya ada semangkuk nasi berisi nasi susu asam/yogurt (curd rice). Lala anak yang manis dan termasuk pintar dalam usianya yang baru 8 tahun. Dia sangat tidak suka makan curd rice ini. Ibuku dan istriku masih kuno, mereka percaya sekali kalau makan curd rice ada “cooling effect” (menurunkan panas dalam).


Aku mengambil mangkok dan berkata, "Lala sayang, demi Papa, maukah kamu makan beberapa sendok curd rice ini? Kalau tidak, nanti Mamamu akan teriak2 sama Papa."


Aku bisa merasakan istriku cemberut di belakang punggungku. Tangis Lala mereda dan ia menghapus air mata dengan tangannya, dan berkata “Papa, aku akan makan curd rice ini tidak hanya beberapa sendok tapi semuanya akan aku habiskan, tapi ada yang aku mau minta....” agak ragu2 sejenak “aku mau minta sesuatu sama Papa bila habis semua nasinya. Apakah Papa mau berjanji memenuhi permintaanku?”


Aku menjawab “Oh pasti, sayang.”


Lala tanya sekali lagi, “Betul nih Papa ?”


“Iya, pasti," sambil menggenggam tangan anakku yang kemerah mudaan dan lembut sebagai tanda setuju.


Lala juga mendesak Mamanya untuk janji hal yang sama, istriku menepuk tangan Lala yang merengek sambil berkata tanpa emosi, "Janji," kata istriku.


Aku sedikit khawatir dan berkata, “Lala jangan minta komputer atau barang2 lain yang mahal ya, karena Papa saat ini tidak punya uang.”


Lala menjawab, "Jangan khawatir, Lala tidak minta barang2 mahal kok."


Kemudian Lala dengan perlahan-lahan dan kelihatannya sangat menderita, dia bertekad menghabiskan semua nasi susu asam itu. Dalam hatiku aku marah sama istri dan ibuku yang memaksa Lala untuk makan sesuatu yang tidak disukainya.


Setelah Lala melewati penderitaannya, dia mendekatiku dengan mata penuh harap, dan semua perhatian (aku, istriku dan juga ibuku) tertuju kepadanya.


Ternyata Lala mau kepalanya digundulin (dibotakin) pada hari Minggu!!!


Istriku spontan berkata, "Permintaan gila, anak perempuan dibotakin, tidak mungkin!"


Juga Mamaku menggerutu, "Jangan terjadi dalam keluarga kita. Dia terlalu banyak nonton TV dan program2 TV itu sudah merusak kebudayaan kita."


Aku coba membujuk, "Lala kenapa kamu tidak minta hal yang lain kami semua akan sedih melihatmu botak."


Tapi Lala tetap dengan pilihannya, "Tidak ada Papa, tak ada keinginan lain." kata Lala.


Aku coba memohon kepada Lala, "Tolonglah kenapa kamu tidak mencoba untuk mengerti perasaan kami."


Lala dengan menangis berkata, "Papa sudah melihat bagaimana menderitanya aku menghabiskan nasi susu asam itu dan Papa sudah berjanji untuk memenuhi permintaanku. Kenapa Papa sekarang mau mengingkari sendiri? Bukankah Papa selalu mengajarkan, bahwa kita harus memenuhi janji kita terhadap seseorang apapun yang terjadi?"


Sekarang aku memutuskan untuk memenuhi permintaan anakku, "Ok. Janji kita harus ditepati."


Secara serentak istri dan ibuku berkata, "Apakah aku sudah gila?"


"Tidak," jawabku, 'Kalau kita menjilat ludah sendiri, dia tidak akan pernah belajar bagaimana menghargai dirinya sendiri."


"Lala, permintaanmu akan kami penuhi."


Dengan kepala botak, wajah Lala nampak bundar dan matanya besar dan bagus.


Hari Senin, aku mengantarnya ke sekolah, sekilas aku melihat Lala botak berjalan ke kelasnya dan melambaikan tangan kepadaku. Sambil tersenyum aku membalas lambaian tangannya.


Tiba-tiba seorang anak laki-laki keluar dari mobil sambil berteriak, "Lala, tunggu saya."


Yang mengejutkanku ternyata, kepala anak laki-laki itu botak juga.


Aku berpikir mungkin 'botak' adalah model jaman sekarang.........


Tanpa memperkenalkan dirinya seorang wanita keluar dari mobil dan berkata,


“Anak anda, Lala benar-benar hebat. Anak laki-laki yang jalan bersama-sama dia sekarang, Alex adalah anak saya. Dia menderita kanker leukemia.”


Wanita itu berhenti sejenak, nangis tersedu-sedu, “Bulan lalu Alex tidak masuk sekolah, karena pengobatan kemo-terapi, kepalanya menjadi botak jadi dia tidak mau pergi ke sekolah takut diejek oleh teman-temannya."


"Nah, minggu lalu Lala datang ke rumah dan berjanji kepada anak saya untuk mengatasi ejekan yang mungkin terjadi. Hanya saya betul-betul tidak menyangka kalau Lala mau mengorbankan rambutnya yang indah untuk anakku Alex. Bapak dan istri bapak sungguh diberkati Tuhan mempunyai anak perempuan yang berhati mulia.”


Aku berdiri terpaku dan aku menangis, malaikat kecilku, tolong ajarkanku tentang kasih.

ujian susulan

hey- hey you!

I am back...

gue mw share bro tentang penglaman sepupu gw yang di Jogja, jdi dia cerita tentang mahasiswa yang terlambat dan minta ujian susulan , begini cerita nya

Ujian Susulan

Ada 4 orang mahasiswa yang kebetulan telat ikut ujian semester karena bangun kesiangan.

Mereka lantas menyusun strategi untuk kompak kasih alasan yang sama agar dosen mereka berbaik hati memberi ujian susulan.

Mahasiswa A: pak, maaf kami telat ikut ujian semester

mahasiswa B: iya pak. Kami berempat naik angkot yg sama dan ban angkotnya meletus.

Mahasiswa C: iya kami kasihan sama supirnya. Jadinya kami bantu dia pasang ban baru.

mahasiswa D: oleh karena itu kami mohon kebaikan hati bapak untuk kami mengikuti ujian susulan.

Sang dosen berpikir sejenak dan akhirnya memperbolehkan mereka ikut ujian susulan.


Keesokan hari ujian susulan dilaksanakan, tapi keempat mahasiswa diminta mengerjakan ujian di 4 ruangan yg berbeda. “Ah, mungkin biar tidak menyontek,” pikir para mahasiswa. Ternyata ujiannya cuma ada 2 soal. Dengan ketentuan mereka baru diperbolehkan melihat dan mengerjakan soal kedua setelah selesai mengerjakan soal pertama.


Soal pertama sangat mudah dengan bobot nilai 10. Keempat mahasiswa mengerjakan dengan senyum senyum.

Giliran membaca soal kedua dengan bobot nilai 90. Keringat dingin pun mulai bercucuran.

Di soal kedua tertulis:

“Kemarin, ban angkot sebelah mana yang meletus?”

nah lo klo brother2 yang di posisi mereka pda mw jawab apa ayo?  ahahahha

:D