Tik.tok.tik. Tok
Suara detik waktu memecah keheningan.
Hanya diam
Hanya diam, tak tau mau berkata apa...
Ratusan pertanyaan muncul dikepala ini
Kau...
Kau...
Dan
Kau..
Mencintaimu adalah sebuah pertanyaan dan jawaban
Apa dan karena.
Hampir setiap hari detail hidupku, kuhabiskan bersamamu.
Mengantarmu...
Menjemputmu...
Jalan bersamamu...
Apa aku lelah?
TIDAK.
Apa aku bosan?
TIDAK.
Bukan itu.
Tembok itu, tembok dingin tak kasat mata yang tiba tiba muncul.
Apa yang membuat mu berubah?
Apa kau lelah menghadapiku?
Apa kau lelah berbagai setiap detik detak cerita?
Aku menyayangimu,
Bagaimanapun sikapmu.
Aku mencoba mengerti kamu,
bagaimanapun sikapmu.
Tapi...
Pertanyaannya adalah....
Jika aku mencoba mengerti kamu, akankah kamu mencoba untuk mengerti aku?
Aku bingung mau berbuat apa..
Kenapa kamu tidak katakan saja?
Karen aku tidak bisa tau jika tidak dikatakan.
Aku bukan mau menyerah dengan semua ini.
Aku bukan mau pergi.
Tapi bolehkah aku minta hal yang sama?
Bolehkah kamu untuk tidak menyerah dengan semua ini?
Bolehkah kamu tidak pergi?
Dan bolehkah kamu tidak berubah???
Karena pertanyaan ini muncul dalam keadaan.
-yk-
Pertanyaan dalam keadaan
Diposting oleh
Yoel Kesatria Kuasa Tarigan
di
17.13
0
komentar
Antara kita
Diposting oleh
Yoel Kesatria Kuasa Tarigan
di
08.25
0
komentar
Sampai kapan kita bersama 2
"Dave ! Coba kamu kerjakan soal nomor empat!" Kata pak guru menyuruhku. "Dave bangun!" Doni mencoba membanggunkanku, Aku yang masi tertidur pulas seakan enggan membuka mata. "Dave! Bangun woi!" " Apaan sih lu?! Ganggu orang tidur aja" aku tidak mempedulikan ucapan Doni. "Mana Dave?! Kok belum maju?! Cepat yang lain sudah menunggu!" Guru berteriak memintaku untuk maju. Mungkin guru tersebut telah habis kesabaran terhadapku. Tiba-tiba dia melemparkanku dengan penghapus. Strike! Dia mengenaiku, sekarang mukaku hitam terkena penghapusnya. "I..i...ya saya pak!" Aku kaget dan langsung bangun. "Kamu tidur?!" "Iya! Eh maksud saya enggak!" Aku menjawab dengan rasa takut yang menusuk. " kalau kamu tidak tidur jadi bisa dong maju ke depan! Kerjakan soalnya cepat!!! Kalau gak bukan cuma kamu yang gak isterhat, tapi satu kelas!" Dia mengancamku. "Mampus gw!" Aku kaget, apa yang ku lewatkan satu jam terakhir. Akhirnya dengan negoisasi, dia memperbolehkan satu kelas isterahat namun tidak untukku. Aku disuruh lari 30 putaran. Memang guru ini tidak punya rasa kemanusiaan. Setelah lari, dengan nafas masi tertinggal, aku ke kantin. Bercanda gurau dengan temanku. Tiba-tiba aku mengingat sosok wanita itu tergambar jelas di benakku. Wanita yang hadir di mimpiku akhir-akhir ini disetiap aku tidur. Siapa dia, kenapa dia begitu jelas ada di kepala ku? Aku mencoba memikirkan. Setiap aku bermimpi, aku selalu menemuinya, wanita yang membuat ku semangat untuk tidur.
Diposting oleh
Yoel Kesatria Kuasa Tarigan
di
14.45
0
komentar
Belajar melepaskan
Kamu mengenalkan namamu begitu saja, uluran tanganmu dan suara lembutmu berlalu tanpa pernah kuingat-ingat. Awalnya, semua berjalan sederhana. Kita bercanda, kita tertawa, dan kita membicarakan hal-hal manis; walaupun segala percakapan itu hanya tercipta melalui pesan singkat— BBM. Perhatian yang mengalir darimu dan pembicara manis kala itu hanya kuanggap sebagai hal yang tak perlu dimaknai dengan luar biasa.
Kehadiranmu membawa perasaan lain. Hal berbeda yang kamu tawarkan padaku turut membuka mata dan hatiku dengan lebar. Aku tak sadar, bahwa kamu datang memberi perasaan aneh. Ada yang hilang jika sehari saja kamu tak menyapaku melalui dentingan chat BBM. Setiap hari ada saja topik menarik yang kita bicarakan, sampai pada akhirnya kita berbicara hal paling menyentuh; cinta.
Kamu bercerita tentang mantan kekasihmu dan aku bisa merasakan perasaan yang kaurasakan. Aku berusaha memahami kerinduanmu akan perhatian seorang cowok . Sebenarnya, aku sudah memberi perhatian itu tanpa kauketahui. Mungkinkah perhatianku yang sering kuberikan tak benar-benar terasa olehmu? Aku mendengar ceritamu lagi. Hatiku bertanya-tanya, seorang wanita hanya menceritakan perasaannya pada cwok yang dianggap dekat.
Aku bergejolak dan menaruh harap. Apakah kausudah menganggap aku sebagai cowok spesial meskipun kita tak memiliki status dan kejelasan? Senyumku mengembang dalam diam, segalanya tetap berjalan begitu saja, tanpa kusadari bahwa cinta mulai menyeretku ke arah yang mungkin saja tak kuinginkan.
Saat bertemu, kita tak pernah bicara banyak. Hanya sesekali menatap dan tersenyum penuh arti. Ketika berbicara di BBM, kita begitu bersemangat, aku bisa merasakan semangat itu melalui tulisanmu. Sungguh, aku masih tak percaya segalanya bisa berjalan secepat dan sekuat ini. Aku terus meyakinkan diriku sendiri, bahwa ini bukan cinta. Ini hanya ketertarikan sesaat karena aku merasakan sesuatu yang baru dalam hadirmu. Aku berusaha memercayai bahwa perhatianmu, candaanmu, dan caramu mengungkapkan pikiranmu adalah dasar nyata pertemanan kita. Ya, sebatas teman, aku tak berhak mengharapkan sesuatu yang lebih.
Aku tak pernah ingin mengingat kenangan sendirian. Aku juga tak ingin merasakan sakit sendirian. Tapi, nyatanya....
Perasaanku tumbuh semakin pesat, bahkan tak lagi terkendalikan. Siapakah yang bisa mengendalikan perasaan? Siapakah yang bisa menebak perasaan cinta bisa jatuh pada orang yang tepat ataupun salah? Aku tidak sepandai dan secerdas itu. Aku hanya manusia biasa yang merasakan kenyamanan dalam hadirmu. Aku hanya cowok yang takut kehilangan seseorang yang tak pernah aku miliki.
Salahku memang jika mengartikan tindakanmu sebagai cinta. Tapi, aku juga tak salah bukan jika berharap bahwa kamu juga punya perasaan yang sama? Kamu sudah jadi sebab tawa dan senyumku, aku percaya kautak mungkin membuatku sedih dan kamu tak akan jadi sebab air mataku. Aku percaya kamulah kebahagiaan baru yang akan memberiku sinar paling terang. Aku sangat memercayaimu, sangat! Dan, itulah kebodohan yang harus kusesali.
Ternyata, ketakutanku terjawab sudah, kamu menjauhiku tanpa alasan yang jelas. Kamu pergi tanpa ucapan pisah dan pamit. Aku terpukul dengan keputusan yang tak kausampaikan padaku, tapi pantaskah aku marah? Aku tak pernah jadi siapa-siapa bagimu, mungkin aku hanya persinggahan; bukan tujuan. Kalau kauingin tahu, aku sudah merancang berbagai mimpi indah yang ingin kuwujudkan bersamamu. Mungkin, suatu saat nanti, jika Tuhan izinkan, aku percaya kita pasti bisa saling membahagiakan.
Aku tak punya hak untuk memintamu kembali, juga tak punya wewenang untuk memintamu segera pulang. Masih adakah yang perlu kupaksakan jika bagimu aku tak pernah jadi tujuan? Tidak munafik, aku merasa kehilangan. Dulu, aku terbiasa dengan candaan dan perhatian kecilmu, namun segalanya tiba-tiba hilang menguap, bagai asap rokok yang hilang ditelan gelapnya malam.
Sesungguhnya, ini juga salahku, yang bertahan dalam diam meskipun aku punya perasaan yang lebih dalam dan kuat. Ini bukan salahmu, juga bukan kesalahannya. Tapi, tak mungkin matamu terlalu buta dan hatimu terlalu cacat untuk tahu bahwa aku mencintaimu.
Aku harus belajar tak peduli. Aku harus belajar memaafkan, juga merelakan.
Diposting oleh
Yoel Kesatria Kuasa Tarigan
di
06.41
0
komentar
Tugas cerpen : Sampai kapan kita bersama?
Sampai kapan kita bersama
Hey yo! Kalau baca surat ini berarti aku udah gak ada lagi disini. Berarti aku udah ga tau dimana sekarang.
Mass In B Minor, ingat? Itu lagu yang selalu aku main kan. Aku ingat canda tawa ,tangisan mu, air mataku, tak ku sesali. pelukan mu, amarahmu, pengorbananmu, takkan ku ganti, semua yang harus kita alami, membuat kita tuk saling mengerti...
Karena aku cinta kamu, karena aku butuh kamu, dan aku ingin kamu, disisiku.
Keangkuhan tak buat mu tuk jadi ragu, sayangi ak. Kaumemebrikan arti berharga disisa hidup ku, aku ga bsa kuat sendri, namun dengan mu itu berbeda, semua kata-kata kita , semua omong kosong yang kita lakukan. aku inget hal gila yang kita lakukan. sialnya, kamu membuat aku tidak ingin meninggalkan mu walau ku tau ku tak bisa. tawa yang kita lakukan , semua yang kamu katakan, masih mengingat di kepala ku, sayang kamu tau kamu itu alasan kenapa aku masih hidup, aku inget saat kamu mengejutkan ku, aku inget saat kita menunjuk bintang-bintang , aku inget janji dan harapan yang kita buat. inget ga kita bernyanyi di bulan desember? ya aku masih inget, janji yang kita buat antra kamu dan aku. aku juga inget apa sepatu mu, aku inget kopi yang slalu kita minum. sesuatu di matamu , membuat ku kehilangan diriku, sesuatu di suaramu membuat ku tenang, kamu tak selalu disini, ketika aku terbangun dari komaku, ak ingin kamu berada disini, tapi aku gak bisa, kamu punya kehidupan sendiri. kamu telah menunjukan jalan pada ku, dan aku yang harus menjalankan nya, kamu datang membawa cinta, aku bisa melihat mu saat kamu ga disini, aku juga bisa merasaknnya saat kamu ga disini, kamu datang dan membuatku tak pernah merasakan kesendirian , mungkin kamu datang membawa kehidupan baru bagiku. aku selalu menunggu mu sampai kamu ada disni disamping ku ,dan jika suatu saat kamu menemukan penggantiku , aku pinta coba lah mengingat kenangan kita sesekali saja, kamu orang yang baik. Makasih ya , salam cinta untukmu, dan semua takkan sama lagi.
Bertanda cindy.
Diposting oleh
Yoel Kesatria Kuasa Tarigan
di
06.41
0
komentar
BELAJAR STAND UP COMEDY
Sebelum menekuni StandUp Comedy sebaiknya bisa menjawab: Apa itu StandUp Comedy? Apa beda nya dgn Comedy lain? Apa syarat menjadi Comic?
Materi StandUp Comedy sebaiknya Tidak DIKARANG tapi DIGALI dr kehidupan pribadi Comic. StandUpComedy=Personal Comedy.
Carol Burnett: Dalam Kehidupan setiap Orang ada ber-Ton Ton bahan Stand Up Comedy.
Langkah awal terjun ke dunia Stand Up Comedy: Study the Pros. Lihat, Simak, Pelajari Penampilan, Kehidupan dan Tehnik para Comics.
Langkah ke2: Gather your Materials! Kumpulkan "calon" materi kita dgn cara menggali dr kehidupan pribadi (nama,keluarga,sekolah,adat,dll) Gather your materials: gali sebanyk mungkin calon bahan dr kehidupan pribadi, lingkungan, dsb. Atau buat daftar kelemahan pribadi. Selain menggali dr kehidupan pribadi, bisa juga dibuat list POV (Point Of View) yakni "sudut pandang" pribadi thdp suatu hal
Langkah ke3: Make Your Materials a StandUp Routines. Di tahap ini kita meramu semua ide,topik,premis di Langkah ke2 menjadi bahan panggung! Materi mentah atau ide,topik,premis yg kita pilih di Langkah ke2, yg blm lucu itu, kita ramu dgn segala tehnik untuk menjadi Lucu! Di Langkah ke3: Bahan diolah hingga punya format Sesuai struktur Joke. Yg paling dasar: memliki SetUp dan Punch!
Langkah ke4: Naik Panggung! Sbnyk apapun buku dipelajari, naskah dibuat dan latihan dilakukan, Anda tdk akan pernah menjadi Comic sblm naik panggung! Dan sebanyak banyaknya.
Bagaimana Cara Menulis Materi Biar Lucu?
mungkin banyak dari kalian yang udah pernah coba OpenMic tapi bingung kok penonton gak ketawa? padahal gue lucu. mungkin karena kalian ada kesalahan dalam menuliskan materi.
sebenernya banyak teorinya untuk menulis materi yang baik dan benar.tapi kita disini belajar dasanya aja dulu, jadi yang harus dipahami ada dua. yaitu, Premis dan Punchline apaan tuh premis? apaan tuh Punchline? nah gue jelasin ya disini.
Premis itu adalah kata pembuka dari lo, berisikan pernyataan akan suatu hal. ini fungsinya penonton tau apa yang lo maksud.
Punchline itu bagian lucu dari materi lo, biasanya absurd, berlebihan, bahkan tolol.
Contoh :
Premis = Gak semua yang lo pengen itu bakal kecapaian, contohnya gue.
Punchline = Cita cita gue pengen jadi polwan tapi gak kesampean.
nah gimana udah ngerti? bagus..
eits, tapi dalam penulisan premis pun ada triknya loh, mau tau?
triknya yang paling umum adalah, jangan sampai terlalu panjang kenapa? penonton bisa bosen. kalo boleh menguti perkataan seorang comic handal jebolan KompasTV, Ernest Prakarsa "sebagai comic 100% nyawa kita ada di penonton, kalo penonton gak ketawa rasanya itu kayak pengen nangis" jadi jangan sampai membuat penonton bosan.
gimana contoh premis yang benar? nih gue kasih contoh lagi.
"mas Toilet dimana?" << Contoh benar!
"jadi begini, toilet adalah tempat untuk berak. jadi saya berinisiatif untuk bertanya ke mas mas yang lagi ngerokok di ujung jalan sana, mas toilet dimana ya?" << Contoh salah!
untuk menuliskan sebuah bit (jokes) yang singkat tapi lucu dan jelas, cukup melakukan teori yang dikenal "Rule Of Three" atau cukup 3 kalimat aja udah tercipta Premis dan Punchline yang sempurna, enak kan? contohnya kayak gini :
Contoh: 1. Ada penyakit sapi gila; 2. Ya jelas bisa gila lah; 3. Toketnya diperah terus, tapi ga dipake pake.. horny, kentang, galau.
gimana udah paham dasarnya? bagus lah kalau begitu.
Apa Itu Lucu?
Menurut pakar pelacuran, mas adriano qalbi , kelucuan itu ada 3 tipe.. Analogi, exagerasi, dan masturbasi~~maksud saya personifikasi. kita bahas satu satu oke?
Analogi: Mengandaikan sesuatu.. Contoh: banyak tabrak lari kucing di jalanan sehingga ada penampakan pocongkkkkkkkkkkkkkk-kucing , kucing gentayangan
Exagerasi: melebaykan sesuatu,, ya lebay aja.. gak perlu gue contohin kan? Laper = Makan berak = LEBAY
Personifikasi: Menjadi seseorang.. Misalnya ditengah tengah perform lo tiba tiba jadi Mathias Muchus, Rhoma Irama, atau Yeti Pesek
Apa Yang Dilarang?
dalam StandUp comedy ada hal hal yang dilarang dalam materinya. apa saja itu? yuk kita intip.
2. Dilarang memakai lelucon jalanan, alias lelucon yang emang udah beredar! Cerita ceritanya udah basi woy, semua orang tau.. Jangan males, kampret
3. Dalam standupcomedy-ing, lo boleh ngomong apa aja, asal jgn ngomongin orang cacat.. Itu emang nasib woy, kasihannn!! Jangan yaa
4. Trus kalo ngomongin pemerintahan juga boleh, asal jangan presidennya yaa... ada undang undangnya, kan gak enak lo sampe dipenjara karena ngelawak
5. Dan jangan maenin ayat ayat suci dari Alkitab ataupun Al-Quran yaa.... Sekedar teman yang gak mau ngeliat lo standup di neraka.
6. SARA boleh tapi ada syaratnya.. Kalo lo ngeledek Cina & lo sendiri orang Cina = aman.. Tapi kalo ngeledek Batak tapi lo orang Cina = DIE!!
Riffing
kadang ketika kita sedang perform ada aja penonton yang gak ketawa, betul gak? itu wajar. tapi apa yang membuat mereka gak ketawa? mungkin karena mereka tidak mendengarkan lo. nah teknik yang gue mau ajarin disini namanya Riffing, atau pengambil alihan perhatian penonton.
"Riffing" bersifat penyampaian materi yang mengikut sertakan penonton. terkadang bisa memuji, bahkan meledek penonton, atau tempat. proses Riffing bisa dimulai dari situasi venue, misalnya dari cara duduk penonton, bartender, tempat, dll. Namun ingat !!! jangan pernah meledek penonton yang sifatnya "apa itu elo.." usahakan ledeknya "apa yang elo lakukan". contohnya..
Jangan seperti "Mas, itu kok makannya belepotan?? Oh pantes, SUMBING TOH!!!" JANGAN!!!!! Jangan yang bersifat fisik pokoknya. Nah, apabila riffing nya sukses, otomatis perhatian dan alasan "kenapa kita harus dengerin elo" penonton mulai kita dapatkan. dan perform dijamin lancar
Delivery
delivery itu adalah penyampaian materi kita kepda penonton, dalam delivery ada artikulasi, mic-ing, gesture sama emosi. Artikulasi itu menyangkut jelasnya kata-demi-kata yang dilontarkan. Harus jelas doong, kalo mau ngomong.. Jangan "Bantu saya revisi konsep" tapi ntar penonton dengernya "Bantu saya bersihin kloset" bisa kacau perform kita.
Mic-ing itu meliputi volume ama stressing.. Jangan kegedean klo ngomong, itu mic bukan toa! Ntar ga enak didengernya. Stressing itu terkadang berfungsi untuk membedakan mana setup dan punchline, karena ada perbedaan penekanan dalam berbicara. contoh stressing: "Waktu kecil orang tua gue suka maen smackdown, dan gue gak diajak.." lalu stressingnya: "RUPANYA MEREKA SEKS!!" (ingat! jangan teriak teriak, ditekankan aja).
Gesture meliputi gerakan tubuh & muka, TS suka nih bagian ini karena dapat membawa penonton selevel sama emosi dan imaji kita, dari alis, mata melotot, hidung mengembang, dll kita bisa ngasih efek ke penonton kalo kita itu kaget / bingung. Bahkan contoh tangan aja Pak Lurah kalo pidato. Itu juga termasuk gesture kan? Nunjuk nunjuk langit "Bersyukur hari ini tidak HUJAN!!" Ingat, ini standupcomedy, bukan khotbah! Santai ajaa, fleksibel. berani bergaya jijik, jangan tampil ganteng terus terusan.
Emosi, dan yang terakhir dari delivery itu adalah emosi! Emosi itu bergantung dari materi kita, dan kejujuran kita sendiri. Kalo materinya berupa kekesalan, jadilah kesel, jangan "GW KESEL BANGET!" Tapi mulutnya monyong-mingkem,, malah becanda.
Tata Cara Mengatasi Hackler
Hackler adalah usaha penonton untuk mengagalkan atau merusak perform kita, contoh ada yang teriak : "GAK LUCU LO BISPAK". nah dalam mengatasinya kita jangan terbawa emosi, jangan nangis, jangan banting mic, jangan telpon polisi, dll kita ActCool aja. kita bisa dengan membalikkan kata kata dia dengan "eh mas jangan gitu ah gak sopan ngomong gini sama bapak sendiri, pulang sana beliin papa pulsa" atau yang lainnya, yang penting tetep cool aja. karena kalo kita nafsu membalas perkataan Hackler kita bisa lupa sama materi kita, atau malah kehilangan timming kita.
ISTILAH DALAM STAND COMEDY
Bit : Jokes, lelucon lo.
Comic : sebutan lain StandUp Comedian.
OpenMic : ajang latihan comic baru untuk menjajal StandUp Comedy atau untuk menjajal materi baru kita, lucu atau tidak.
StandUpNite : ini adalah event khusus StandUp Comedian yang udah tinggi kelasnya. dan comic yang bisa tampil disini berarti dia udah tergolong lucu.
Premis : kata pengantar yang difungsikan untuk membimbing penonton ke Jokes yang mau lo bawain.
Punchline : bagian lucu dari Jokes lo, setelah membawakan Premis Punchline lah yang berikutnya.
Setup : bagian gak lucunya dari Jokes, Setup itu sebenernya beda dengan premis. tapi karena samar jadi gak masalah.
Blue Material : Jokesnya yang sifatnya Porno, dll. dianggap materi paling mudah dalam StandUp Comedy. (tapi agak gimana gitu)
Timming : waktu yang diberikan kepada lo oleh penyelenggara. Ingat! patuhi jatah waktu, karena comic yang suka mengambil jatah waktu orang lain bukanlah comic yang baik!
Riffing : teknik mengambil perhatian penonton, fungsinya supaya penonton mau mendengarkan kita.
Ripping : membalikkan ejekan penonton kepada kita yang sedang tampil, tapi dengan menjadikannya sebagai Jokes baru. (keahlian TS)
Hackler : upaya penonton untuk menggagalkan perform kita di panggung.
Hackling : sebutan untuk penonton yang melakukan Hackler.
Act-Out : gesture dari sang comic, bisa dari mimik muka, suara, dan gerakan tubuh. (harap dibedakan dengan Opera Van apa gitu
Delivery : penyampaian materi kita ke penonton. dalam Delivery dibagi empat, Artikulasi, Mic-ing, gesture, dan emosi.
Artikulasi : udah pada tau kan? gak usah dijelasin lah ya.
Mic-Ing : teknik mengendalikan suara saat perform. jangan kegedean, jangan kepelanan.
Gesture : teknik yang meliputi gerakan tubuh dan muka.
Emosi : Emosi dipakai sesuai dengan materi yang kita bawakan, kalau materinya tentang kekesalan kita, ya jadilah kesal ingat, jangan teriak teriak tapi naikan saja nada suaranya.
Persona : Karakter
Old Bits : Jokes lama.
Routine : joke synag subjectnya sama atau sering diulang dibawakan comic.
Segue : kalimat transisi yg gunanya untuk me "leading" dari satu Joke atau Routine ke Joke lain
Joke prospector writing system : cara menulis jokes yg terdiri dari dua bagian: Joke Map dan Joke Mine
Hammocking : tehnik menempatkan joke yg kurang kuat atau improvisasi diantara dua Jokes yg kuat.
Joke Map : bagian pertama dr joke prospector writing system dimulai dgn Topik, menciptakan punch premise, mengatur set up premise, dan menyimpulkannya dgn menulis set up.
Diposting oleh
Yoel Kesatria Kuasa Tarigan
di
18.31
0
komentar
My love for you as easy as this
my love for you as easy as this
Cowok: "Akhirnya aku sudah menunggu saat ini tiba sejak lama."
Cewek: "Apakah kau rela kalau aku pergi?"
Cowok: "Tentu Tidak! Jangan pernah kau berpikiran seperti itu."
Cewek: "Apakah Kau mencintaiku?"
Cowok: "Tentu! Selamanya akan tetap begitu."
Cewek: "Apakah kau pernah selingkuh?"
Cowok: "Tidak! Aku tak akan pernah melakukan hal buruk itu."
Cewek: "Maukah kau menciumku?"
Cowok: "Ya..."
Cewek: "Sayangku...
Sesudah 5 tahun nikah..."
Tinggal baca dari bawah ke atas... :)
Diposting oleh
Yoel Kesatria Kuasa Tarigan
di
04.22
0
komentar